Jumat, 30 Oktober 2020

INI GURU BARU atau INI BARU GURU

Kalimat di atas berasal dari salah satu orang tua peserta didik setelah menonton video pembelajaran yang diberikan pada anaknya melalui google clasroom di awal Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) mulai digerakkan. Orang tua tersebut merupakan salah satu guru yang pernah mengabdi bersama di sekolah tempat tugas saya sekarang. Karena prestasinya, beliau telah diangkat menjadi salah satu Kepala Sekolah di Kabupaten Timor Tengah Selatan - NTT.

Salah satu teman di sekolahpun, pernah mengungkapkan hal tersebut walau dengan cara yang berbeda. Karena melihat kebiasaan saya yang selalu sibuk sendiri dengan berbagai pekerjaan. Memeriksa hasil pekerjaan peserta didik, menyelesaikan soal-soal yang baru ditemukan, mempersiapkan soal dan kunci jawaban serta pedoman skor dan lain sebagainya.

Dibutuhkan konsentrasi dan ketelitian dalam memahami makna kalimat di atas. Walau hanya terdiri dari tiga kata yang sama, tetapi karena posisinya berbeda, maka maknanyapun ikut berbeda. INI GURU BARU artinya orang yang baru dalam mejalani profesi sebagai guru. Sedangkan INI BARU GURU ditujukan bagi guru yang berhasil membuat suatu terobosan baru.

Secara pribadi saya merasa bangga mendapat (INI BARU GURU) karena walaupun tidak bertatap muka dengan anak didik saya, tetapi kebutuhan belajar mereka terpenuhi walau tidak semuanya mengikuti dengan baik. Setelah bergabung dalam group belajar menulis bersama Om Jay, saya merasa minder dengan teman-teman yang lain karena metode yang digunakan untuk melaksanakan PJJ jauh lebih menyenangkan dan lebih efektif serta lebih efisien.

Melalui kelas belajar menulis bersama Om Jay, kita kembali mendapat penguatan, motivasi dan pencerahan dalam materi Bukan Guru Biasa yang disampaikan Cikgu Tere (Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD) yang sudah mempunyai segudang prestasi. Cikgu telah membagikan berbagai tips dalam menulis hingga menerbitkan buku dengan harapan, kita dapat disebut Bukan Guru Biasa yang dapat disama artikan dengan Ini Baru Guru.

Untuk menulis buku, telah Cikgu bagikan pengalamannya yang dirangkum dengan kata IDOLA.

I = Identifikasi topik menarik (pilih topik sesuai dengan yang dikuasai)

D = Daftar semua judul luar biasa (menentukan judul yang menarik minat pembaca)

O = Outline terperinci akan membantu (membuat outline yang jelas)

L = Lanjut menulis isi bab (menulis isi BAB sesuai Outline)

A = Atur layout sesuai permintaan penerbit (mengikuti Layout yang ditetapkan penerbit)

Ternyata beliau sudah mempunyai hobi menulis sejak kelas 3 SD. Beliau sering menulis cerita dan bahkan buku sederhana yang dijadikan kliping. Untuk Mengupgrade skill menulisnya, beliau bergabung dengan penulis lain, membuat beliau terus termotivasi untuk belajar jurus - jurus baru dalam menulis. Sama seperti dalam kelas belajar menulis bersama Om Jay ini. Banyak sekali penulis-penulis hebat yang dapat dijadikan mentor bagi seorang penulis pemula.

Salah satu tujuan kita menulis adalah Mengekspresikan diri karena Menulis adalah sarana menuangkan ide atau pemikiran yang sangat produktif. Kita bebas menjadi siapa saja dan menggali imajinasi kita seluas – luasnya. Menulis juga dapat dijadikan sebagai jembatan meraih prestasi sebab dengan menulis mendatangkan banyak manfaat diantaranya berbagai apresiasi sebagai bonus dari kegiatan menulis.

Adapun kiat sukses untuk meraih prestasi termasuk menerbitkan buku antara lain :

  1. Berpikir positif
  2. Tetapkan target / fokus pada tujuan
  3. Maksimalkan potensi
  4. Miliki mindset pembelajar
  5. Ciptakan lingkungan yang mendukung
  6. Atur waktu seefektif mungkin

Untuk dapat menyandang gelar Bukan Guru Biasa, maka lakukanlah 3B (Belajar, Berkarya dan Berbagi) dengan mengingat ungkapan Hanya Buah Manis Yang Dilempari Orang. Dan Jangan menulis dengan mengandalkan mood/suasana hati serta kegiatan menulis sedapat mungkin dilakukan di mana saja, kapan saja dan bagaimana saja caranya sehingga jam terbang kita terus meningkat.  

Menjadi penulis, adalah sebuah jalan yang mulia dan harus kita tapaki dengan penuh keyakinan. Karena menulis itu bukan hanya ajang pembuktian diri namun sebagai jalan untuk berbagi inspirasi dan motivasi bagi orang lain.

 

‘Salam Damai Sejahtera dalam Meliterasi’

10 komentar:

  1. Baik, komentator pertama, Pak. Hem, sudah bagus sih menurut saya. Kata "ini guru baru" dan "ini baru guru" sangat menarik! Kreatif dan top deh.

    BalasHapus
  2. saya pingin bisa buat paragraf seperti resume bapak, belum saya temukan tuh, caranya...

    BalasHapus
  3. Saya suka tulisannya rapi. Resumenya lengkap. Bahasanya saya juga suka

    BalasHapus
  4. Resumenya lengkap, pak.
    Sudah bagus dan enak dibaca.

    BalasHapus
  5. Salam literasi, Bpk. Ternyata dari Amanuban, tercipta guru yg mau belajar, berkarya dan berbagi. Teruskan jejak langkah ini, Pak. Kita biasa makan nasi keras, yang penting sampai ke garis akhir. Proficiat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih cikgu atas kunjungan sekaligus motivasinya. Salam literasi cikgu

      Hapus
  6. Resumenya ringkas, padat berisi, tampilan paragrafnya juga rapi

    BalasHapus
  7. Pak Kainan....satu kata.......oke punya, aih ada dua kata ya.... semangat pak

    BalasHapus

YANG LAMA BIARLAH BERLALU, SESUNGGUHNYA YANG BARU SUDAH DATANG

  Pada pertemuan ke-23 ini, saya mendapatkan cara baru yang sesungguhnya lebih efektif jika dibandingkan dengan cara lama yang sering diguna...