Senin, 12 Oktober 2020

Resume Perkuliahan ke-4 parth 2

 

Narasumber     : Bapak Hamzah Ramdhani

Materi              : Pembuatan Video pembelajaran

Ketertarikan seseorang untuk membaca sebuah tulisan terletak pada Paragraf pertama.   Karena pada paragraf pertama akan sangat mempengaruhi pembaca untuk melanjutkan kegiatan membaca sebuah tulisan.

Itulah sepenggal kalimat dalam pesan suara bapak Hamzah Ramdhani di awal perkuliahan. Berdasarkan pesan tersebut dapat dikatakan bahwa untuk menarik minat pembaca maka dalam menulis harus disamakan dengan memperkenalkan diri kita terhadap sesorang yang baru dikenal. Ketika baru bertemu seseorang pastinya kita berusaha menampilkan yang terbaik dengan tujuan agar orang tersebut dapat tertarik dengan kita. Apalagi yang saling berkenalan adalah sepasang muda - mudi? Terkadang salah tingkah jadinya.

Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda. Kalimat ini cukup mengganggu pikiran dan perasaan saya karena harus membuat sebuah tulisan seperti itu sehingga begitu pembaca mulai membaca maka ia akan penasaran atau ketagihan untuk terus membaca hingga selesai. Oleh karena itu, untaian setiap kata dan kalimat yang kita tuliskan harus dapat menciptakan perasaan tertarik (penasaran dan ketagihan) pada paragraf pertama yang kita tuliskan. Dan juga keterkaitan paragraf demi paragraf juga harus tetap menciptakan perasaan – perasaan tersebut dalam diri pembaca. Salam Literasi

Resume Perkuliahan ke-4 Part 1

 Moderator       : Ibu Sri Sugiastuti (Bu Kanjeng)

Narasumber     : Bapak Hamzah Ramdhani

Materi              : Pembuatan Video pembelajaran

 

Dengan adanya pandemi covid-19 ini menuntut kita untuk menguasai teknologi terutama teknologi informatika yang semakin berkembang. Guru diharapkan terus melayani peserta didik baik secara Daring maupun Luring. Daring ataupun Luring yang dipilih satuan pendidikan tetap akan bersentuhan dengan TIK karena Pembelajaran yang harus dilakukan adalah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Untuk menjawab tuntutan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) maka salah satu pilihan adalah dengan menggunakan video pembelajaran. Dalam mempersiapakan sebuah video pembelajaran, seorang guru harus mematuhi langkah – langkah yang telah disampaikan oleh Bapak Hamzah Ramdhani sebagai berikut :

1.      Analisis KI – KD.

Kompetensi apa yang hendak diajarkan pada Peserta Didik?

2.      Memilih indikator yang akan dibuatkan video pembelajaran.

Untuk menjawab kompetensi di atas, maka guru perlu menetapkan indikator – indikator yang harus dicapai peserta didik sehingga pada akhirnya mereka dianggap telah kompeten.

3.      Mengumpulkan aset video

Dalam mempersiapkan sebuah video, guru sudah harus mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran yang akan disajikan.

Misalnya :

·         Animasi,

·         Foto,

·         Materi Pembelajaran (PPT bila perlu atau bila mengunakan teknik rekam layar),

·         video pendukung,

·         Perangkat (laptop/computer, Kamera atau Handpone)

·         Kabel USB jika komputer yang digunakan tidak memiliki wabcam

·         Software yang dapat diguakan (vocosreen, screncastify, loom, filmora, camtasia dan sebagainya)


 

4.      Proses perekaman

Proses perekaman membutuhkan suasana yang aman dan tertib. Misalnya, kalau tidak dapat dilakukan di rumah maka di sekolah saja atau sebaliknya.

5.      Editing video pembelajaran

Setelah proses perekaman, tentu kita perlu mengedit video. Mungkin ada bagian yang ingin dibuang atau perlu diperbaiki atau mungkin saja ada yang ingin ditambahkan pada video.

6.      Review dan Revisi

Setelah proses pengeditan, kita lakukan review terhadap videonya sehingga bila diperlukan maka kita lakukan revisi.

Terimakasih atas pencerahannya Bapak Hamzah Ramdhani sebagai pemateri yang sangat luar biasa dalam menyampaikan materi pembuatan video pembelajaran ini. Semoga Bapak selalu diberkati oleh yang Maha Kuasa. Salam Literasi!   

Sabtu, 10 Oktober 2020

Resume

 

Salam !

Pengalaman yang tak kan terlupakan adalah saat pertama kali mengikuti kelas menulis online yang mana dalam pikiran saya hanya baca – baca materi yang disapaikan narasumber sehebat Bapak Ya’Dedy. Ternyata setelah penyampaian materi kita harus membuat resumenya. Bertanya saat perkuliahanpun tidak sempat. Sekali lagi mohon dimaafkan.

Dari materi yang disampaikan pada pertemuan ketiga ini saya merasa tertantang dengan pernyataan atau ide hebat yang berbunyi :

Latihan menulis buku dapat awali dengan cara menuliskan tulisan pendek, kegelisahan, sesuatu yang disukai/hobi/minat, pengalaman, keahlian, impian, kebutuhan orang lain. Bisa berupa opini satu paragraf, dua paragraf atau tiga paragraf. Hari berikutnya bisa ditambah satu paragraf lagi. Hingga menemukan identitas menulis danmenemukan apa yang ingin disampaiakan ke dalam lembaran – lembaran.

Dari kalimat di atas, saya lalu berpikir bahwa setelah hal itu dilakukan baru dilanjutkan dengan menghubngkan paragraf – paragraf yang sudah ditulis terdahulu untuk menjadi sebuah karya. Mungkin salah satu diantara bapak/ibu penulis hebat pernah melakukannya sehingga menjadi penulis andal. Menulis bagi saya adalah sesuatu yang mudah untuk dipikirkan tapi sulit dijalankan. Itu dikarenkan saya belum memulainya. Oleh karena itu saya merasa bersyukur mendapat kesempatan hadir dalam group ini yang mana berisikan orang – orang hebat yang semoga dapat membantu saya mengatasi persoalan yang saya hadapi. Termasuk cara membuat resume yang baik dan benar dan memperbaiki Blog yang saya buat. Ini saja yang dapat saya sampaaikan dan Terimakasih.

Salam!

 

Sabtu, 30 Maret 2019

YESUS SAHABATKU

SAHABAT

Sahabat….. Apa kabar??
Kugoreskan sepucuk surat ini agar kamu tahu betapa Aku sangat memperhatikanmu.
Kemarin…..tatkala kamu tangah berbincang – bincang dengan teman – temanmu , Aku menunggumu dengan segenggam harapan, agar kamu juga mau berbincang dengan Ku. Taukah kamu??
Kuberi kamu senja untuk menutup harimu, Kuhembuskan angin semilir menyejukkan kamu dan yang penting Aku tetap menunggumu.
Kamu tak pernah datang, perasaanKu terluka, namun kasihKu padamu tak pernah sirna karena Aku sahabatmu.
Ketika kamu lelap semalam, ingin Kubelai keningmu, hingga Kucurahkan cahaya rembulan ke wajahmu. Ingin Aku membangunkanmu untuk berbincang denganKu. Taukah kamu??
Selaksa hadiah telah Kupersipkan untukmu. Ketika pagi menjelang, segera kamu bangun dan berpacu dengan waktu. Air mataKu bergulir dan tangis di hatiKu. Ingin sekali Kubisikkan  “Aku Cinta Padamu”. Kucoba isyaratkan lewat hamparan langit biru, lewat rumput hijau yang membisu dan Kubisikkan lewat gesekan dedaunan, lewat sejuta kembang warna – warni.
Telah Kuteriakkan lewat aliran sungai pegunungan, lewat kicauan burung – burung yang beterbangan. Kuhangatkan kamu lewat sinar mentari. KasihKu padamu melebihi dalamnya samudera, tak terhingga oleh apapun.
Sahabat……
Banyak sekali yang ingin Kubicarakan denganmu. Datanglah kepadaKu!! Bicaralah padaKu dan jangan lupakan keberadaanKu!!
Tak ingin Kuusik ketenanganmu lebih lama, semua keputusan ada padamu.
Sekali lagi Kupilih kamu dan Aku tetap menantimu tanpa batas waktu. Aku mengasihimu.

Sahabatmu

  YESUS

[*] Panite, Oktober  2018


[*] Kainan Punuf

CINTAKU ALAM SEMESTA


UNTUKMU ALAM SEMESTA
Pertama kali memandangmu, wajahmu bersinar bagaikan pancaran spektrum cahaya matahari yang menumbuk bola mataku dengan momentum yang begitu dasyat, tapi mataku tak berkedip walau harus menanggung seluruh radiasinya.
Hari demi hari kulalui dengan usaha untuk berkenalan denganmu walau kadang hasilnya sama dengan nol karena tidak ada gaya untuk menempuh jarak yang tak terhingga jauhnya.
Sayang….
Segala daya dan gaya aku lakukan hingga berekenalan denganmu. Dan disaat tangan kita saling berjabatan aku merasakan sejumlah energi yang tertransfer darimu. Apalagi saat menatap kedua bola matamu yang begitu kuat memancarkan paket – paket energi melalui gelombang – gelombang cinta yang membuat aku terpana oleh tajamnya vektor cintamu, sehingga sering membawamu ke dalam setiap lamunanku. Bahkan sering terpikir olehku, apakah dengan integral aku dapat melelehkan kebekuan hatimu untuk kau kujadikan milikku…
Kekasih ….
Walaupun limit waktu hidupku sangat singkat dan bahkan sampai jagat raya bertambah galaksipun aku tetap menantimu di bawah naungan  indahnya hasil biasan partikel – partikel air di udara yang disebut pelangi itu.
Akhirnya, biarkan dilatasi waktu dan kontraksi panjanglah yang menentukan, kapan dan dimana kita akan bertemu lagi.  



Karya

(Kainan Punuf, S.Pd)

PESIMIS

  Suatu ketika, di sebuah balai desa, diadakan pertemuan pemuda dan pemudi. Tujuan pertemuan itu dalam rangka membina kaum muda dalam menjal...